Berbagai Jenis Pajak Jual Beli Rumah yang Perlu Diketahui

 

Untuk melancarkan transaksi jual beli rumah, hal yang tidak boleh dilupakan kedua belah pihak adalah pajak jual beli rumah. Ya, masalah pajak adalah salah satu hal yang krusial dalam transaksi jual beli rumah. Hal ini dikarenakan pajak merupakan perkara yang wajib dan nanti berpengaruh pada legalitas dari transaksi tersebut.

Nah, berbincang tentang pajak untuk jual beli rumah, ada beberapa jenis pajak yang perlu diketahui dengan baik. Penasaran apa saja jenis pajak yang dimaksud? Cek ulasannya!

Ragam Jenis Pajak Dalam Transaksi Jual Beli Rumah

Sebagaimana disinggung sebelumnya, ada beberapa jenis pajak untuk jual beli rumah yang perlu diketahui demi kelancaran transaksi. Adapun beberapa jenis pajak tersebut adalah sebagai berikut:

  • Pajak penghasilan

Pajak penghasilan atau PPH adalah jenis pajak untuk jual beli rumah yang wajib dibayarkan oleh penjual properti. Jenis pajak ini diatur melalui PP nomor 34 tahun 2016. Dalam hal ini, pihak penjual properti harus membayarkan pajak ke pemerintah senilai 2,5% dari total nilai transaksi.

Perlu diketahui bahwa pajak ini harus dibayarkan sebelum dokumen AJB atau Akta Jual Beli terbit. Bisa dikatakan jika PPH adalah syarat agar AJB bisa didapatkan.

  • Pajak bumi bangunan

Pajak bumi bangunan atau PBB juga termasuk salah satu jenis pajak jual beli rumah yang harus dibayarkan oleh penjual properti. Dalam hal ini, sebelum proses transaksi jual beli rumah dilaksanakan, maka tagihan dari pajak PBB tersebut harus sudah dilunasi minimal untuk 5 tahun terakhir.

Dalam pelaksanaannya, PBB ini dibayarkan satu kali setiap tahunnya. Besaran PBB adalah sekitar 0,5% dari NJKP dikali NJOP sebagai dasar perhitungan.

  • Biaya jasa notaris

Proses jual beli rumah umumnya akan dilakukan dengan menggunakan jasa notaris agar urusan cepat selesai. Dalam hal ini, penjual –atau dua pihak sesuai kesepakatan, harus membayarkan jasa notaris tersebut.

Pemerintah dalam hal ini sudah menetapkan standar biaya untuk jasa notaris tersebut. Dengan adanya peraturan tersebut, tentu saja nantinya Anda bisa terhindar dari praktik nakal notaris yang mencari keuntungan untuk dirinya.

  • BPHTB

BPHTB atau Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan juga termasuk jenis pajak untuk transaksi rumah. Umumnya, pajak ini ditanggung oleh pembeli, namun juga bisa ditanggung kedua belah pihak.

Secara mendasar, perhitungan jenis pajak ini adalah 5% dari total harga jual rumah yang kemudian dikurangi dengan NPOPTKP. Nah, nilai pengurangan tersebut umumnya disesuaikan dengan peraturan pemerintah setempat.

Beberapa hal di atas adalah jenis pajak jual beli rumah yang perlu diketahui. Untuk informasi yang lebih lanjut, nantinya Anda bisa bertanya ke pihak notaris, terutama untuk mekanisme pembayarannya. Jika urusan pajak selesai, transaksi pun akan semakin mudah.

Deskripsi: pajakjual beli rumah adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Dengan pajak yang lengkap, transaksi jual beli rumah pun akan semakin lancar.